SMA Frateran yang sangat Sabar!

Pemain SMA Frateran mencoba melewati hadangan pemain SMA Gloria 1
Sangat Sabar. Begini lah ungkapan yang tepat dalam menggambarkan perjuangan SMA Frateran menghadapi sang Favorit Juara SMA Gloria 1 Surabaya.
Tim yang dinahkodai oleh coach Kencana Wukir ini tak sedikitpun terlihat panik dalam mengeksekusi serangan mereka, walau Gloria 1 tak sedekitpun menurunkan tempo serangan. Bahkan pada Q1, SMA Frateran ditahan 0-16 oleh SMA Gloria 1, tak 1 pun usaha Frateran yang berbuah poin. Di sisi lain, ketika second unit kedua tim gantian bermain, justru Frateran tampil bak kesurupan di 2 Quarter berikutnya. Frateran menguasai jalannya permainan, beberapa kali tembakan 3 angka dilesakkan oleh Gloria 1, tapi dengan sabar mereka balas 3 angka juga. Di Q2 SMA Frateran sanggap meng-Out score SMA Gloria 1 dengan 17-16, pun di Q3 dengan 16-10. SMA Frateran sungguh-sungguh sabar, tidak melakukan umpan-umpan yang tergesa-gesa, mereka pun memanfaatkan shot clock 24 detik dengan sangat baik. Hal ini berbanding terbalik dengan Gloria 1 yang terkesan terburu-buru dalam melakukan tembakan, walau sering terjadi miss match di dekat paint area, tapi sering gagal dimanfaatkan oleh Gloria 1. Transisi offense Frateran juga menjadi Kunci dari berhasilnya mereka mengejar perolehan poin lawan.
Namun, sayang beribu sayang. Perjuangan mereka terhenti di Q4, ketika Gloria berhasil berkali-kali mendapat Offensive Rebound dan mencetak Second Chance poin berturut-turut, bahkan justru Frateran seperti kelelahan hingga melakukan banyak turnover. Serta berkurangnya akurasi tembakan Frateran di Quarter terakhir ini, alhasil SMA Gloria 1 berhasil mengunci kemenangan dengan menang meyakinkan 41-58. Kennard Austin menjadi man of the match dengan torehan 11 point, 1 assist, 4 rebound. Dan SMA Gloria 1 Lolos menuju babak Sweet Sixteen.
Liputan oleh Wisnu Raditya