Flying Wheel Dominasi RPM: Kemenangan Telak di UC Makassar
Flying Wheel menaklukkan tuan rumah RPM 46-36 dalam laga KU-12 Campuran di Lapangan Basket UC Makassar, 21 Januari 2026. Efisiensi tembakan superior dan dominasi area bawah ring menjadi kunci kemenangan tim tamu.
Ringkasan Pertandingan
Laga berlangsung intens sejak pukul 14:00 WITA. Flying Wheel langsung menekan melalui transisi cepat. RPM kesulitan membendung aliran bola lawan, berujung pada banyaknya turnover. Flying Wheel memanfaatkan setiap peluang dengan akurasi tembakan mencapai 74%, jauh melampaui RPM yang hanya mencatatkan 58%. Dominasi rebound (16 berbanding 6) memberikan Flying Wheel kendali penuh atas penguasaan bola dan peluang second-chance.Player of the Match (POTM)
Chevneil Miguel Adrian Halim (Flying Wheel, #4) terpilih sebagai POTM dengan Index Performance 48. Kontribusi konsistennya dalam mencetak angka dan mengamankan bola menjadi pembeda utama di lapangan.Evaluasi Tim
- Flying Wheel: Performa ofensif sangat efisien. Disiplin dalam penyelesaian akhir dan penguasaan papan pantul menjadi standar tinggi bagi kategori KU-12.
- RPM: Kehilangan bola (turnover) yang tinggi merusak ritme permainan. Kurangnya agresivitas dalam perebutan rebound membuat pertahanan mereka mudah ditembus. Perlu perbaikan dalam penguasaan bola dan koordinasi pertahanan transisi.