Flying Wheel Rebut Gelar Juara KU-12 di UC Makassar
Flying Wheel menundukkan RBC KU 12 dengan skor tipis 68-66 dalam laga final kategori campuran di Lapangan Basket UC Makassar, 25 Januari 2026. Kemenangan dramatis ini memastikan Flying Wheel menyabet gelar juara setelah pertarungan intens selama empat kuarter.
Ringkasan Pertandingan
Pertandingan berlangsung sengit sejak tip-off. Flying Wheel tampil dominan dalam penguasaan bola dan menunjukkan efisiensi tembakan lebih tinggi, yakni 53% berbanding 46% milik RBC. Meski RBC memberikan perlawanan ketat hingga detik terakhir, keunggulan akurasi dan dominasi rebound Flying Wheel menjadi pembeda krusial dalam krusialnya penguasaan bola di area kunci.Player of the Match (POTM)
Chevneil Miguel Adrian Halim (nomor punggung 4) dari Flying Wheel dinobatkan sebagai POTM. Mencatatkan Index Performance 41, Chevneil menjadi motor serangan utama sekaligus jangkar pertahanan yang menyulitkan rotasi pemain RBC sepanjang laga.Evaluasi Tim
- Flying Wheel: Performa ofensif sangat efektif. Transisi bola cepat dan efisiensi penyelesaian akhir menjadi kunci kemenangan. Konsistensi dalam menjaga ritme permainan di bawah tekanan final layak diapresiasi.
- RBC KU 12: Menampilkan daya juang tinggi. Meskipun kalah dalam persentase tembakan, ketangguhan mental pemain menjaga selisih skor tetap tipis hingga akhir laga. Perlu peningkatan pada efisiensi eksekusi saat transisi menyerang.